Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu..."
RSS

Minggu, 23 Juni 2013

Stop Mengeluh

Filipi 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan

Dalam sebuah khotbahnya pada Juli 2006, Pdt. Will Bowen dari Gereja One Community Spiritual Center, Kansas, Amerika Serikat, menyerukan gerakan berhenti mengeluh. Ia lantas membagikan gelang karet berwarna ungu kepada setiap anggota jemaatnya. Aturan mainnya sederhana, gelang itu harus dipakai terus menerus selama 21 hari di salah satu pergelangan tangan. Dan selama itu, mereka tidak boleh mengeluh. Jika hal tersebut dilanggar, maka gelang itu harus dipindahkan ke pergelangan tangan yang lain dan jumlah hari dihitung kembali dari awal.

Kini, gelang karet itu telah tersebar di berbagai negara yang ada di dunia. Salah satu faktor utama gelang karet itu begitu terkenal karena banyak orang yang telah merasakan perubahan positif karena menjalankan program berhenti mengeluh ini, khususnya dalam berelasi dan bekerja sama dengan orang lain.

Rupanya manusia memang cenderung lebih mudah mengeluh atau bersungut-sungut daripada bersyukur; lebih mudah melihat hal-hal yang kurang daripada hal-hal baik dalam hidupnya. Seperti sikap umat Israel. Kasih dan pemeliharaan Tuhan kepada mereka selama berada di padang gurun begitu jelas-mulai dari mengirimkan tiang awan dan tiang api untuk menuntun mereka, sampai mengirimkan burung puyuh dan manna untuk makanan mereka – tetapi tetap saja mereka suka mengeluh.

Sikap suka mengeluh ini tidak ada gunanya. Dan Tuhan juga tidak senang. Karenanya harus dilawan; jangan dituruti, apalagi dijadikan kebiasaan. Caranya, fokuskan pikiran pada hal-hal yang baik dalam hidup ini, dan berusahalah untuk selalu berkata positif - AYA

Mengeluh dan bersyukur itu soal pilihan. Jika kedua hal ini dihadapkan kepada Anda maka jangan ragu : pilihlah untuk selalu bersyukur !

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kamis, 20 Juni 2013

Pemuda VS Gembala Kambing

Suatu hari pemuda berpapasan dengan seorang gembala kambing. Terjadilah percakapan seperti ini.

Pemuda: Pak, boleh nanya nih?

Gembala: Boleh

Pemuda: Kambing-kambing Bapak sehat sekali. Bapak kasih makan apa?

Gembala: Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?

Pemuda: Mmm…yang hitam dulu deh…

Gembala: Oh, kalau yang hitam, ia makannya rumput gajah

Pemuda: Oh kalau yang putih?

Gembala: Yang putih juga…

Pemuda: Hmmmm….kambing-kambing ini kuat jalan berapa kilo Pak?

Gembala: Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?

Pemuda: Mmmm yang hitam dulu deh…

Gembala: Oh, kalau yang hitam, 4km sehari

Pemuda: Kalau yang putih?

Gembala: Yang putih juga…

Medengar jawaban itu, si pemuda mulai gondok.

Pemuda: Kambing ini menghasilkan banyak bulu nggak Pak per tahunnya?

Gembala: Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?

Pemuda (dengan kesalnya) yang hitam dulu deh..

Gembala: Oh yang hitam banyak…10 kg/tahun.

Pemuda: Kalau yang putih?

Gembala: Yang putih juga

Pemuda: BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KEDUA KAMBING INI, KALO JAWABANNYA SAMA?!

Gembala: Oh begini Dik. Soalnya yang hitam itu punya saya…

Pemuda: Oh, begitu Pak. Maaf, kalo saya emosi…kalo yang putih?

Gembala: Yang putih juga

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Doa Satu Menit

(Doa dihari ulangtahunku)

"Karena jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau nkamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu" (Mat 6:7-15)

Bapa terkasih,
Engkau telah hadir ke dunia dalam wujud Yesus Kristus, ditolak, direndahkan, dihujat hingga mengorbankan diri disalib demi menebus dosaku, padahal sepanjang hidup hanya kebaikan, kabar gembira, pengampunan, penyembuhan serta cinta semata yang Kau tebarkan, tak ada sedikitpun kebencian atau ajaran kekerasan padaku.

Terimakasih atas tuntunanMu, sehingga aku mampu mendoakan sesama, mengajar kebaikan tanpa mengharap pujian atau pahala karena semua itu sudah tersedia bagi yang berkenan padaMu.

Doa Bapa Kami yang Kau ajarkan membuatku kuat bahwa Tuhan selalu memberi yang terbaik, tak pernah menghancurkan ataupun mencelakakan, mengajar untuk mengampuni karena menyimpan sakit hati justru akan meracuni diriku, hidup tak tenang, selalu terbayang kemarahan dan rasa benci.

Terimakasih karena semua doaku telah Kau kabulkan dengan berbagai caraMu, ada yang sesuai permohonan, namun banyak juga yang lebih baik sesuai kehendakMu diluar akalku karena rencana Tuhan selalu terbaik bagi manusia walaupun itu tampak menyakitkan tapi aku percaya dibalik badai pasti akan muncul pelangi.

Pakailah aku yang sederhana ini untuk semua karyaMu yang besar demi KemuliaanMu yang tak terhingga & aku percaya penyertaanMu selamanya.

Terpujilah Engkau kini & sepanjang masa.

Dengan Perantaraan Yesus Kristus, Allah & Juru Selamat, aku mengucap syukur & berdoa.

Ya Allah Yang Maha Kuasa, Pada Saat Ini Juga Jiwaku Kuserahkan KepadaMu Karena Engkau Yang Mempunyai Bumi Ini Dan Aku CiptaanMu 3x Amin

Bunda Maria Yang Dikandung Tanpa Noda, Doakanlah Kami Yang Berlindung PadaMu.

Berkatilah Aku Tuhan Yesus.
 

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus... Amin

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pintu Penginjilan

“Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama -Ku” (Wahyu 3:8).





Satu-satunya surat yang tidak berisi “kecaman” dari Tuhan adalah jemaat di Filadelfia – satu dari tujuh jemaat yang mendapat surat khusus dari Tuhan.

Tuhan berbicara mengenai pintu yang dibuka dan tidak ada satu pun yang dapat menutupnya. Pintu itu merupakan simbol bagi sebuah berita Injil. Misalnya Paulus berkata seperti ini, “ Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan [Yunani: thura , yang juga diterjemahkan ‘pintu’ – kata ini sama dengan kata ‘pintu’ yang dipakai pada ayat di atas] untuk pekerjaan di sana” (2 Kor. 2:12) – lihat juga Kol. 4:3.

Di Filadelfia Tuhan membukakan pintu penginjilan. Dan kita yakin jemaat Filadelfia meresponi dengan baik, dan mereka berpesta dengan jiwa -jiwa baru.

Tidak hanya itu saja tetapi mereka juga taat kepada firman Tuhan dan tidak menyangkal nama Tuhan. Hidup tanpa cacat – itulah yang menjadi tekad jemaat Filadelfia. Meskipun disebutkan mereka itu kecil – mungkin jemaat ini sederhana dan secara politik tidak mempunyai pengaruh yang kuat, namun Gereja ini mendapatkan pujian Tuhan. Gereja sebenarnya juga harus agresif dalam memberitakan Injil.

Tetapi orang Kristen akan beralasan bahwa pintu masih ditutup jadi tidak bisa memberitakan Injil.

Bagaimana Anda tahu kalau pintu tertutup kalau Anda tidak melihatnya di dalam roh? Paulus sendiri meminta jemaat untuk mendoakan supaya pintu dibukakan tetapi Paulus yang penuh dengan Roh Allah tahu dalam dunia roh bahwa pintu itu perlu dibuka. Dan yang paling penting lagi adalah menjaga iman kita supaya jangan kita bertindak seperti Petrus yang men yangkali imannya. Itulah topik yang Tuhan sampaikan kepada jemaat Filadelfia.

Siapa yang menyangkali nama Tuhan, maka bisa dipastikan bahwa Yesus juga akan menyangkalinya di hadapan Bapa (Mat. 10:33). Mereka yang menyangkali Tuhan akan menangis meraung -meraung saat Yesus tidak mengakuinya sebagai anak-Nya. Dan ini berarti malapetaka di atas malapetaka. Amin

# RENUNGAN #

Kita dapat mencontoh jemaat Filadelfia. Secara materi dan penampakan fisik mungkin mereka
diremehkan, tetapi hati mereka berkenan di hadapan Tuhan. Dan pada akhirnya mereka akan
menuai sukacita bersama Tuhan. Banyak orang Kristen lebih peduli dengan pintu berkat, daripada pintu penginjilan.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senin, 10 Juni 2013

Hidupmu Berharga



1 Petrus 1:18-19


"Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat."


Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 12; Galatia 1; I Raja Raja 5-6


Berapa harga sebuah kanvas? Tergantung siapa pelukisnya. Berapa harga sebuah tanda tangan? Tergantung siapa yang menandatanganinya. Berapa harga sebuah buku? Tergantung siapa penulisnya. Lalu, berapa harga seorang manusia? Tergantung siapa penciptanya!


Di mata Tuhan, manusia punya nilai sangat tinggi. Ayat bacaan hari ini menggambarkan bahwa kita semua begitu berharga di mataNya. Kita bukan ditebus dengan barang fana, harta kekayaan atau benda-benda yang sifatnya sementara, tapi oleh darah Kristus yang tak bernoda dan bercacat. Bukankah ini sesuatu yang luar biasa, bukti nyata bahwa kita sangat berharga di mata Tuhan? Kita semua dilukis pada telapak tanganNya, dan tetap ada dalam ruang mata-Nya (Yesaya 49:16). Tuhan begitu mengasihi kita, maka Dia mengorbankan anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan kita (Yohanes 3:16), merancang masa depan penuh harapan dalam damai sejahtera bagi kita semua (Yeremia 29:11), dan menyediakan kita semua hingga berkelimpahan (Matius 13:12). Ini semua fakta bahwa kita bernilai sangat tinggi, sangat istimewa, dan sangat berharga di mata Tuhan.


Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya (Efesus 1:7). Kita memperoleh pengampunan dosa dan keselamatan oleh darah Kristus sendiri. Bukan hanya ditebus, tapi malah kita dibenarkan oleh darahNya,dan karenanya kita diselamatkan dari murka Allah. (Roma 5:9). Inilah harga manusia di mata penciptanya. Hanya orang yang tidak menghargai ciptaan Tuhan-lah yang tega menghilangkan nyawa manusia. Karena kita semua telah dibayar lunas langsung dengan darah Kristus di atas kayu salib, kita tidak boleh lagi menjadi hamba manusia. (I Korintus 6:20). Kita semua harus menjaga diri kita baik-baik, hidup penuh kekudusan, bukan karena kita punya sejumlah harga di mata manusia, tapi karena kita sungguh berharga di mata Tuhan.


NILAI DIRI KITA TIDAK TERLETAK PADA APA YANG KITA MILIKI, TETAPI PADA SIAPA YANG MEMILIKI KITA.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Minggu, 09 Juni 2013

Kemulian Bagi Tuhan

Do=F

F Bb
Kemuliaan bagi Tuhan di tempat maha tinggi

Am Dm Gm(Eb) C
Kau raja diagungkan dan dipuji

F (F/A) F (Cm) (F7) Bb
Datanglah kerajaanMu jadilah kehendakMu

Gm C F
Sluruh bumi penuh kemuliaanMu

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KASIH DARI SURGA

Key: D

D F#m G D
Kasih dari surga memenuhi tempat ini


Bm F#m Em A
Kasih dari Bapa Surgawi


D F#m G D
Kasih dari Yesus mengalir di hatiku


Bm Em A D
Membuat damai di - hidupku

Reff:

Em A D Bm7
Mengalir kasih dari tempat tinggi


E E7 A E/B A/C# A
Mengalir kasih dari Tahta Allah Ba - pa


G D F# Bm
Mengalir mengalir mengalir dan mengalir


Em A D
Mengalir memenuhi hidupku

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Belajar Dari Empat Binatang Yang Dipandang Lemah Dan Tidak Berdaya

Firman Tuhan : Amsal 30:24-28



Empat binatang yang dipandang lemah dan tidak berdaya, akan tetapi pada kenyataannya masih tetap ada dari dulu sampai sekarang. Keempat binatang tersebut adalah:

1. Miliki hikmat seperti semut
Semut adalah binatang yang luar biasa yang selama hidupnya bekerja dengan rajin dan keras untuk mengumpulkan makanan pada musim panas karena mereka tahu pada musim dingin akan tidak ada makanan. Mari kita gunakan hikmat untuk melayani Tuhan ketika masih muda dan kuat. Kita perlu meniru semut dengan tahu kapan kita harus bekerja keras dan kapan kita perlu beristirahat. Gunakan hikmat dan akan budi ketika kita bekerja dan selalu terhubung dengan Allah sang Pencipta.

2. Bangun rumah di atas batu seperti pelanduk
Mari kita jadikan Tuhan sebagai fondasi segala aspek kehidupan kita. Ia diatas sebagai sembahan kita, di dalam hati untuk menggerakkan kita dan di belakang untuk mendorong kita.
Dan seperti pelanduk yang membuat rumah di atas batu, mari kita bangun kehidupan kita dengan berpusat hanya pada Tuhan dengan hanya berpijak pada firman-Nya.

3. Kesatuan hati seperti belalang
Belalang tidak memiliki pemimpin tetapi mereka memiliki kesatuan, dan dengan demikian
memiliki kekuatan seperti singa betina. Mari kita saling mendukung, bersatu hati dan saling
memperhatikan satu dengan lainnya dan kita akan menjungkir-balikkan lingkungan tempat kita tinggal.

4. Keberanian dan daya jelajah cicak
Cicak adalah binatang yang lemah tetapi memillik keberanian dan daya jelajah yang luar biasa.
Cicak dapat kita temui di rumah yang paling jelek sampai di istana para raja. Kita juga perlu
memilliki keberanian seperti ini dan tidak takut akan hal-hal yang pernah terjadi atau sedang terjadi dalam kehidupan kita.

Mari kita bekerja dengan hikmat seperti semut dengan meletakkan hidup kita diatas firman Tuhan dengan memiliki jiwa yang setia kawan, maka kehidupan kita akan berakhir di istana Raja. Amin.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sabtu, 08 Juni 2013

✞Ikut Mengembara✞

 Bilangan 32:12
 ….. kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya

 Sebelum memasuki Kanaan, dua belas orang diutus oleh Musa untuk mengintai wilayah tersebut. Sepuluh orang membawa kabar kabar buruk yang menciutkan hati bangsa Israel. Dua orang, Yosua dan Kaleb, bersikap lain. Mereka percaya pada Tuhan yang berjanji akan menyerahkan tanah itu kepada Israel. Mereka yakin, Tuhan pasti memampukan bangsa itu menghadapi kesulitan yang menghadang. Namun, bangsa Israel tetap tidak mau percaya. Tuhan murka, sehingga bangsa itu harus mengembara selama empat puluh tahun di padang gurun.

Menariknya, Yosua dan Kaleb juga ikut menanggung konsekuensi tersebut. Mereka tidak diistimewakan dengan boleh memasuki Kanaan lebih awal. Mereka harus ikut mengembara bersama bangsa yang tegar tengkuk itu. Artinya, hari demi hari mereka juga harus mempertahankan iman di tengah orang-orang sebangsa yang tidak percaya. Selama empat puluh tahun !

Perjuangan yang berat, tetapi mereka berhasil melewatinya. Mereka akhirnya memasuki Kanaan bersama angkatan baru bangsa Israel. Hal ini menunjukkan bahwa mereka berpegang pada janji Tuhan dengan sepenuh hati. Pengembaraan itu bukan penghakiman bagi mereka, melainkan masa pemurnian iman.

Iman kepada Tuhan memang tidak selalu mendatangkan hasil secara langsung. Yang lebih sering terjadi, iman kita malah akan diuji lebih jauh melalui keadaan dan lingkungan yang tidak mendukung. Pengalaman Yosua dan Kaleb menunjukkan bahwa iman justru diperkuat dan dimurnikan oleh tantangan tersebut. Teladan mereka menggugah kita untuk tidak menjadi ciut hati dalam menghadapi ujian iman hari demi hari – ARS

                                        Iman yang teruji adalah iman yang berharga

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senin, 03 Juni 2013

Jadikan Kami Satu


A=Do

A C#m D E
KAMI RENDAHKAN DIRI DI HADAPAN-MU

A C#m D C#
MEMBAWA HANCUR HATI SAAT BERSERU

F#m C#m D
AGAR KAMI SALING MELENGKAPI TUBUH-MU

D Bm E E7
SEPERTI KAU DAN YESUS ADALAH SATU

REFF:

A E F#m C#m
JADIKAN KAMI SATU S'PERTI KERINDUAN-MU

D A Bm E
AGAR DUNIA TAHU BUKTI NYATA DARI KASIH-MU

A E F#m D
SEBELUM KAMI PERGI MEMB'RITAKAN KASIH-MU

Bm E E7 A
MULAILAH DARI KAMI LEBIH DULU, JADIKAN KAMI SATU

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

L•O•V•E


“........Karena itu apa yang dipersatukan Allah,tidak boleh diceraikan oleh manusia.” (Matius 19 : 6)


Sebuah cinta yang dibangun diatas keegoan meski telah dibangun bertahun-tahun dapat hancur dalam hitungan detik berubah menjadi kebencian , namun cinta akan mempunyai kekuatan yang luar biasa jika berlandaskan Kasih.

Jika didalam hati seseorang ada kasih Tuhan yang bersemayam didalam hatinya akan memberi kekuatan untuk dapat bertahan dan memberi pengampunan meski ia sendiri terluka bukan karena ia bodoh dan lemah tetapi sebuah kasih tidak menghendaki kehancuran ia akan membangun kepingan-kepingan itu dengan kekuatan kasih Tuhan untuk menjadi utuh kembali dan berkenan di mata Tuhan.

Seseorang yang mengasihi pasangannya tidak akan pernah meninggalkan pasangannya meski ada berbagai alasan yang memungkinkan, dia akan tetap bertahan dengan hanya satu alasan karena KASIH.

Kasih adalah landasan yang kuat saat badai kehidupan menerpa sebuah komitmen karena TUHAN adalah KASIH itu sendiri.

Cinta yang tidak berlandaskan Kasih mungkin akan pudar atau bahkan pupus dengan berjalannya waktu atau saat terjadi badai yang menerpa tetapi tidak dengan Kasih itu sendiri, ia akan terus bertumbuh dan berkembang semakin kuat untuk bertahan dan memberi kesempatan seseorang untuk memperbaiki diri dalam pertobatan Letakkan landasan komitmen kita dalam kasih Tuhan dan biarlah Tuhan berkarya dalam keluarga kita, memang tidak akan mudah untuk melalui semua ini tetaplah percaya dan bersabarlah saat tangan Tuhan tengah menggenapi rancanganNya yang sempurna dalam keluarga kita yang patut kita ingat.

•=>> Tuhan tidak memberi ujian yang melebihi kemampuan dan batas kekuatan kita untuk dapat menanggungnya dan kasihNya tidak akan pernah meninggalkan orang yang percaya dan berharap padaNya, sekarang, esok dan sampai diakhir waktu. Amin

 

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sabtu, 01 Juni 2013

Ciri-ciri Orang yang Dipenuhi Roh Kudus


Ciri-ciri Orang yang Dipenuhi Roh Kudus

Jika ada yang bertanya apakah ada ciri-ciri orang yang dipenuhi Roh Kudus, jawabannya: ada.

Ketika Roh Kudus memenuhi hidup seseorang, ada sejumlah perbedaan yang nampak baik dari perbuatan, sikap hati, perkataan, dan lain-lain.

Bagaimanakah ciri-ciri dari seseorang yang dipenuhi Roh Kudus?

•=> 1. Menaati Roh Kudus

Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang taat kepada-Nya dengan sepenuh hati. Roh Kudus bukan seperti minuman soda di dalam gelas, yang bila diisi penuh akan meluap. Roh Kudus adalah Tuhan; Roh Kudus adalah Oknum. Hanya pada saat Oknum Allah menguasai oknum kita, kehendak-Nya menguasai kehendak kita, kebenaran- Nya menguasai pikiran kita, cinta kasih-Nya menguasai emosi kita. Dari situlah seluruh keberadaan kita akan dipenuhi oleh-Nya karena kita taat. Itulah yang disebut dipenuhi Roh Kudus.

Ketika Oknum Allah sudah berada di dalam kita dan menguasai diri kita, pikiran kita tidak dibunuh. Tuhan tidak akan membuat pikiran kita tidak berfungsi, sebaliknya, Dia akan memimpin kita sehingga kita menjadi berpengetahuan dan bijaksana—yaitu pengetahuan dan kebijaksanaan yang
sesuai dengan firman Tuhan. Lalu, cinta kasih yang kita miliki bukan lagi hanya mencintai berdasarkan orang yang satu suku atau satu bangsa dengan kita. Kita akan dipimpin hingga kita mempunyai cinta kasih dan kebencian yang sesuai dengan emosi Tuhan. Kita akan mencintai apa yang dicintai Tuhan dan membenci apa yang dibenci-Nya. Kita tidak lagi memedulikan suku bangsa atau warna kulit orang lain. Yang kita tahu hanyalah apa yang dicintai Tuhan, itulah yang kita cintai; dan apa yang dibenci Tuhan, itulah yang kita benci. Emosi kita sinkron dengan Tuhan. Kehendak, pilihan, dan kemauan kita sesuai dengan arah pimpinan-Nya. Jadi, dipenuhi Roh Kudus adalah seluruh keberadaan kita menaati Roh Kudus yang adalah Tuhan dan Pemimpin kita.

•=> 2. Hidup Kudus

Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang hidupnya telah diubah oleh pengaruh Roh Kudus dan firman, sehingga dia menjadi orang yang suka akan kekudusan. Karena dipenuhi Roh Kudus, dengan sendirinya orang tersebut tidak menyukai hal yang palsu, tidak benar, tidak suci, dan yang menyeleweng. Semua hal yang tidak beres akan dia singkirkan dari kehidupannya. Karena Roh Kudus memenuhi dirinya, maka tidak ada sesuatu yang tidak kudus yang boleh berada di dalam dirinya. Hidup suci yang dipenuhi Roh Kudus tidak dapat ditiru, diimitasikan, dipalsukan, atau dibuat-buat. Suci adalah suci.

"Berbahagialah mereka yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah," (Matius 5:8).
Siapakah orang yang suci di antara kita? Tidak ada seorang pun yang suci di hadapan Tuhan. Tetapi pada waktu Roh Kudus memenuhi hati kita, paling tidak kita memiliki keinginan untuk menjalani hidup yang suci. Sebelum kita mencapai kualitas kesucian di dalam segala aspek, kita sudah mempunyai keinginan yang sempurna. Bila kita bersedia dibersihkan oleh Tuhan secara total dan mutlak, dan mau menyerahkan diri kepada-Nya, maka Dia akan memberikan kesucian kepada kita, hingga hidup kita memuliakan Dia. Mengenai keinginan yang sempurna, John Calvin pernah mengatakan : "Orang suci bukanlah orang yang tanpa dosa, melainkan orang yang mempunyai
kepekaan yang tinggi terhadap dosa sekecil apapun." Sungguh suatu pernyataan yang agung!

Pada tubuh, terdapat bagian-bagian yang sangat kebal dan bagian-bagian yang sangat peka. Contohnya, bila tangan kita terkena pasir, bahkan sampai seluruh tangan pun dikotori pasir, tidak akan terjadi masalah besar. Tetapi, coba saja sedikit pasir masuk ke mata kita, tentu kita langsung mengaduh dan berusaha membersihkan pasir tersebut. Kita tidak akan tahan karena mata merupakan
bagian yang sangat peka. Orang suci adalah orang yang mempunyai kepekaaan besar terhadap dosa yang sekecil apapun. Seseorang yang dipenuhi Roh Kudus itu sangat peka. Mengetahui ada sedikit ketidakberesan, ketidaksucian, atau motivasi yang sedikit kurang benar, ia akan langsung menegur. Itu disebabkan hati nurani orang tersebut tidak menginginkan adanya pemalsuan, kecurangan, penyelewengan, atau ketidakjujuran sedikitpun.

Mungkinkah manusia mencabut akan dosa sampai tidak mungkin berdosa lagi seumur hidupnya? Tidak! Kita masih mungkin berbuat dosa dan kurang suci, namun kita mempunyai keinginan untuk sepenuhnya dikuasai oleh Tuhan yang suci. Itulah kesempurnaan di dalam motivasi kita, dan itulah tanda orang dipenuhi Roh Kudus.


•=> 3 Menjunjung Tinggi Firman

Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang menjunjung tinggi Alkitab dan tidak akan memperdebatkannya. Ketika Alkitab sudah berbicara, dia akan berhenti.

Di tengah pemahaman yang berbeda-beda, di antara ajaran yang simpang siur, dan di antara doktrin yang berbeda- beda tekanannya, marilah kita kembali kepada Alkitab. Biarkan Alkitab yang memberikan pengertian yang seimbang dan stabil berdasarkan seluruh firman yang sudah dicetak, yang sudah diberikan kepada kita. Dengan pengertian yang harmonis itulah kita tahu bahwa semua
jawaban ada dalam Alkitab. Kita akan bungkam, berhenti, dan tidak memperdebatkannya karena Alkitab adalah otoritas tertinggi.

Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang hatinya dipenuhi dengan firman dan segala hikmat Tuhan yang tersimpan di dalam kekayaan firman-Nya. Jadi, Roh Kudus dan firman tidak bisa dipisahkan, karena Roh Kudus adalah Roh Kebenaran. Orang yang menyebut dirinya mengabarkan kebenaran tetapi tidak menitikberatkan Roh Kudus dan pimpinan-Nya, adalah omong kosong belaka.

Orang yang mengaku dirinya dipenuhi Roh Kudus, tetapi berita yang disampaikan tidak sesuai dengan firman, itu pun omong kosong. Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang menitikberatkan kehendak dan pimpinan Roh Kudus atas dirinya serta menyampaikan berita yang
sesuai dengan Alkitab. Kedua hal ini menjadi satu. Ketika dia memberitakan, Roh mengurapi, karena itu berita yang disampaikan menjadi jelas dan sesuai dengan Alkitab.

•=> 4. Berani Menjalankan Kehendak Allah

Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang berani tidak takut menjalankan kehendak Allah. Sebelum seseorang dipenuhi Roh Kudus, dia merasa terkejut dan takut ketika melihat penganiaya-penganiaya mendekati dirinya. Seperti murid-murid Yesus Kristus yang mengunci semua pintu karena takut. Tetapi setelah dipenuhi Roh Kudus, mereka justru membongkar pintu, membuang kunci, dan pergi ke mana saja, tanpa merisaukan apakah masih dapat pulang atau tidak.

Orang yang dipenuhi Roh Kudus mempunyai keberanian. Yang tadinya takut mati, sekarang tidak. Yang tadinya malu, sekarang tidak. Yang tadinya takut dilawan, sekarang tidak. Yang tadinya takut kehilangan pangsa pasar, sekarang tidak. Dia tahu bahwa dia sedang menjalankan kebenaran.

Di masa kejayaan, semua orang, termasuk para murid, mengikuti Yesus. Waktu kerugian dating, salib dan Alkitab dibuang. Bahkan Petrus yang biasanya "sembrono" berubah menjadi orang yang tidak berani—ia mengaku tidak mengenal Yesus. Yesus tidak menegur Petrus, tetapi memandangnya dengan pandangan yang penuh kemurahan, seolah berkata, "Ingatlah, Aku sudah tahu semua tentang hidupmu, tentang dagingmu yang lemah, karena kau belum dipenuhi Roh Kudus." Setelah dipenuhi Roh Kudus, Petrus berubah. Ketika dia ditangkap dan diancam akan dianiaya; ketika dia disuruh berhenti dan dilarang mengabarkan Injil, dia menjawab : "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah? Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."

Keberanian yang sekarang Petrus miliki adalah keberanian demi Injil—ia tidak lagi memperhitungkan untung rugi dan hidup mati dirinya sendiri.

Kita mengenal banyak orang Kristen yang tadinya sangat pemalu dan penakut. Tapi sekarang, tiap-tiap hari mereka membagikan traktat dan mendoakan orang sakit. Saya tahu orang seperti itu telah dipenuhi Roh Kudus. Saya percaya orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang
mempunyai keberanian, cinta kasih, kesungguhan untuk melayani, dan selalu siap memuliakan Allah. Meskipun dia begitu sibuk, dia tetap bisa melayani karena telah dipenuhi
Roh Kudus. Oleh sebab itu, dia tidak merasa malu. Diejek pun tidak menjadi masalah baginya.

•=> 5. Menghasilkan Buah Roh

Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang menghasilkan buah Roh. Menghasilkan buah Roh Kudus adalah bukti atau fakta yang tidak bisa dipalsukan. Alkitab mengatakan, "... dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka" (Matius 7:20 ). Kalau sebatang pohon disebut pohon ara, tentunya tidak akan membuahkan semak duri, bukan? Bisakah kita menemukan buah ara di semak duri?

Bisakah kita menemukan buah anggur di atas semak? Tidak mungkin. Semak menghasilkan semak, durian menghasilkan durian, semangka menghasilkan semangka, anggur menghasilkan anggur, tetapi semak duri tidak akan menghasilkan buah mangga. Jika Roh Kudus memenuhi seseorang, maka orang itu akan menyatakan hidup dengan etika yang baru, yaitu etika dari Roh Kudus. Hal ini tidak
bisa dipalsukan. Bukan saja demikian, orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang penuh dengan cinta kasih Allah. Dengan cinta kasih yang memenuhi hatinya itulah dia tahu bagaimana membagi-bagikan anugerah surgawi, anugerah untuk hidup di dunia, dan anugerah yang cukup
untuk tiap-tiap hari kepada orang lain.

Orang yang dipenuhi Roh Kudus, tidak akan melalui hidupnya dengan hanya memikirkan dirinya sendiri. Roh Kudus akan menolong dia meninggalkan hidup yang berpusat pada diri sendiri dan menerima hidup yang berpusat pada kemuliaan Tuhan. Roh Kudus tidak akan memperbolehkan seseorang hidup bagi dirinya sendiri, karena kasih Kristus akan mendorongnya, sehingga dia mau hidup bagi Dia yang sudah mati dan bangkit baginya. Siapakah yang melakukan hal itu? Roh Kudus. Paulus di dalam Filipi 2:13 berkata, "karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." Allah yang bekerja di dalam diri kita adalah Allah Oknum ketiga Tritunggal, Roh Kudus. Dia berada dalam diri seseorang dan membuat cinta kasih yang tadinya tidak mungkin kita miliki, menjadi mungkin. Kasih memenuhi hati kita. Bukan saja demikian, Roma 5:5-6 mengatakan bahwa pada waktu kita berada dalam sengsara dan penderitaan, Roh Kudus mencurahkan sesuatu secara merata dalam hati kita. Apa yang dicurahkan? Cinta kasih Allah. Ketika Roh memenuhi seseorang, maka cinta kasih Allah akan memenuhi hatinya.
Tatkala Roh memenuhi seseorang, dia tidak akan digoyahkan oleh penderitaan, siksaan, sengsara, kematian, dan kesulitan duniawi karena cinta kasih Allah dicurahkan merata di dalam hatinya. Dengan cinta kasih itulah dia mengatasi segala penderitaan dan kesulitan.

Itulah ciri-ciri orang yang dipenuhi oleh Roh Kudus. Alkitab memberikan prinsip-prinsip yang jauh berbeda dari apa yang sering dikumandangkan pada zaman ini.

Hendaknya kita lebih waspada dan cermat menguji setiap roh, sehingga kita tidak terjerumus ke dalam ajaran-ajaran yang tidak benar. Amin

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS